Menu

Mode Gelap
Turunkan Angka Perokok Aktif di Asia Pasifik, Kemendagri Dorong Perlibatan Lintas Sektor Dalam Penerapan KTR di Daerah Dirjen Bangda: ICT IPDMIP Tingkatkan Potensi Ekonomi Petani Melalui Transformasi Digital Kemendagri Mendorong 12 Provinsi Prioritas Mengimplementasikan Hasil Pendampingan Terpadu Inilah Lima Menteri Kabinet Indonesia Maju Peraih Korpri Award 2022 Kemendagri Menyerahkan Hasil Asistensi Dokumen RKPD Tahun 2023 Tiga DOB Provinsi Papua

Berita · 10 Nov 2022 13:54 WIB ·

HIV Di Kota Kupang Meningkat, Kadis Kesehatan: Sex Pake Kondom


 HIV Di Kota Kupang Meningkat, Kadis Kesehatan: Sex Pake Kondom Perbesar

HIV meningkat Dinkes Kota Kupang sarankan senggama pakai Kondom

HIV meningkat Dinkes Kota Kupang sarankan senggama pakai Kondom

Kota Kupang, Okinmedia.id – Kasus HIV AIDS di Kota Kupang kembali meningkat. Saat ini ter data 67 orang tertular HIV dan 8 terkena AIDS data terakhir bulan Juli 2022.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg, Retnowati, mengatakan, menangani hal itu mereka melakukan Sosialisasi, Deteksi dini, dan pengawasan minum obat.

“Kami ada kegiatan yang namanya Sosialisasi, Deteksi dini, dan pengawasan minum obat. Sosialisasi diberikan melalui kelompok-kelompok kecil,” kata drg, Retnowati saat Konferensi Pers TPP Nakes di Ruang Garuda Balai Kota, Rabu (09/11/2022) kemarin.

Baca Juga :  Kepala Desa Gunungjaya Menjadi Inspektur Upacara di Desa Gunungjaya

Drg, Retnowati, menyarankan, untuk melakukan hubungan bandan sebaiknya menggunakan Kondom sehingga tidak terjadinya gesekan langsung antar kulit yang dapat menyebabkan luka. “Kalau tidak bisa setia dan karena tegangan tinggi itu bisa menggunakan yang namanya Kondom,” saran Retnowati.

Ia mengatakan perlu dilakukan pencegahan secepat mungkin dan memberi sosialisasi agar menggunakan Kondom.

“Perlu kita gencarkan bagaimana kita mencegah. Kalau menggunakan kondom paling tidak kita terhindar dari penularan karena tidak terjadi penularan karena tidak terjadi gesekan secara langsung antara kulit dengan kulit sehingga tidak terjadi perlukaan,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa HIV AIDS tidak bisa di sembuhkan tetapi hanya bisa di perpanjang hidup si penderita. “Kemudian terhadap pengobatan kami juga ada ARV. Jadi penyakit HIV ini tidak bisa sembuh tapi diperpanjang masa hidupnya,” ujar dia lagi.

Baca Juga :  HUT Pemuda Pancasila Ke 63, MPC PP Kabupaten Pandeglang Akan Gelar Festival Seni dan Budaya .

Retnowati menegaskan, pemberian ARV hanya membantu memperpanjang umur saja.
“Jadi tidak bisa sembuh. Pemberian ARV (Antiretroviral) diperuntukkan supaya long live hidupnya masih bisa panjang,” tegasnya.

Ia berharap agar masyarakat kota Kupang tidak terkena HIV AID. Karena penyakit tersebut tidak memiliki obat untuk disembuhkan secara permanen hanya bisa dibuat umur panjang si penderita.

“Kita berharap jangan sampai terkena karena itu tidak akan bisa sembuh,” tutupnya(FL)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Turunkan Angka Perokok Aktif di Asia Pasifik, Kemendagri Dorong Perlibatan Lintas Sektor Dalam Penerapan KTR di Daerah

2 Desember 2022 - 19:44 WIB

Dirjen Bangda: ICT IPDMIP Tingkatkan Potensi Ekonomi Petani Melalui Transformasi Digital

2 Desember 2022 - 09:27 WIB

Kemendagri Mendorong 12 Provinsi Prioritas Mengimplementasikan Hasil Pendampingan Terpadu

30 November 2022 - 23:31 WIB

Inilah Lima Menteri Kabinet Indonesia Maju Peraih Korpri Award 2022

30 November 2022 - 20:10 WIB

Kemendagri Menyerahkan Hasil Asistensi Dokumen RKPD Tahun 2023 Tiga DOB Provinsi Papua

30 November 2022 - 20:05 WIB

Banten Hari ini dalam Perspektif Pemuda Oleh Bahrul Hayat Sekretaris Wilayah HIMAPINDO Banten

30 November 2022 - 14:44 WIB

Trending di Berita