Menu

Mode Gelap
Dirjen Bangda: ICT IPDMIP Tingkatkan Potensi Ekonomi Petani Melalui Transformasi Digital Kemendagri Mendorong 12 Provinsi Prioritas Mengimplementasikan Hasil Pendampingan Terpadu Inilah Lima Menteri Kabinet Indonesia Maju Peraih Korpri Award 2022 Kemendagri Menyerahkan Hasil Asistensi Dokumen RKPD Tahun 2023 Tiga DOB Provinsi Papua Panglima Jilah Pastikan Pasukan Merah Suku Dayak Kawal Jokowi Satu Komando

Pemerintahan · 10 Nov 2022 16:13 WIB ·

Pemkot Kupang Secara Resmi Meminta Maaf Atas Kontroversi TPP, Mengakui Kesalahan


 Pemkot Kupang Secara Resmi Meminta Maaf Atas Kontroversi TPP, Mengakui Kesalahan Perbesar

Konfrensi pers terkait TTP Naken, Pemkot Kupang minta maaf secara resmi dan akui kesalahannya

Konfrensi pers terkait TTP Naken, Pemkot Kupang minta maaf secara resmi dan akui kesalahannya

Kota Kupang, okinmedia.id – Dalam jumpa pers tentang Tunjangan Penghasilan Tambahan atau TPP Tenaga Kesehatan, Pemerintah Kota Kupang secara resmi meminta maaf kepada para tenaga medis.

Pemerintah Kota Kupang menyadari kesalahannya ketika tidak mengusulkan kenaikan TPP untuk DPRD Kota Kupang pada September 2022 sehingga menimbulkan kontroversi di masyarakat, khususnya tenaga kesehatan.

Kepala Biro Hukum Setda Kota Kupang Pauto Wirawan Neno mengungkapkan, tim TPP belum secara resmi menginformasikan kepada DPRD untuk dimasukkan dalam APBN Perubahan APBD 2022.

Baca Juga :  Polri Pastikan Kebutuhan Logistik dari Produk Lokal

Pauto Wirawan menjelaskan alasannya, munculnya Perwali 22 tahun 2022 sebagai protes tenaga kesehatan akanPerwali Nomor 8 Tahun 2022.

Perwali Nomor 8 Tahun 2022 juga tidak diajukan kepada Menteri Dalam Negeri sehingga Perwali Nomor 22 Tahun 2022 dilaksanakan.

Namun, tim TPP tidak menginformasikan kepada DPRD untuk dimasukkan dalam perubahan anggaran berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Perwali yang dikeluarkan oleh kelompok TPP tidak sampai ke teman-teman DPRD. Oleh karena itu kami menyatakan DPRD tidak salah,” kata Pauto Wirawan di ruang Garuda, lantai dua, kantor walikota, Rabu (9 November 2022 ) kemarin.

Baca Juga :  SMPN 20 Kota Kupang Masih Kekurangan Ruang Kelas

Pauto Wirawan atas nama tim TPP meminta maaf sebesar-besarnya kepada tenaga medis. “Atas nama teman-teman di tim pelaksana TPP, kami juga mohon maaf. Mengenai TPP, itu tahap pertama pada 2022,” katanya.

Pauto Wirawan mengatakan, Kekurangan tersebut merupakan penyesuaian Pemkot Kupang ke 2023 berdasarkan kesepakatan DPRD dengan Pemkot Kupang dan tenaga medis pada rapat di DPRD tahun beberapa waktu lalu agar bisa lebih baik lagi.

“Termasuk tenaga medis, mereka menerima tidak hanya Rp 1.350.000 dalam APBD 2023, tidak hanya bagi tenaga medis yang menerima perubahan Tunjangan Penghasilan Tambahan (TPP) tetapi juga Guru akan menerima hal yang sama.(FL)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Banten Hari ini dalam Perspektif Pemuda Oleh Bahrul Hayat Sekretaris Wilayah HIMAPINDO Banten

30 November 2022 - 14:44 WIB

Rutin Bagikan Makanan di Hari Jumat, Relawan AA Banten Peduli gelar Jumat Berkah .

25 November 2022 - 15:00 WIB

Cederai Marwah Wakil Rakyat, Amira ” Ungkap Saja Identitas Pelaku, Hukum Sepantas Pantasnya ” .

24 November 2022 - 20:25 WIB

Audiensi Dengan DPRD Kabupaten Pandeglang, Pemuda Pancasila : Kami Akan Kerahkan Masa, Jika Tidak Ada Tindakan dari Pimpinan Dewan dan BKD

24 November 2022 - 13:45 WIB

Diharapkan Maju di Pilkada 2024 nanti, Tb Asep Rafiudin ” Belum ada Keputusan Dari Partai “

24 November 2022 - 13:11 WIB

Sigap ! DLH Kabupaten Pandeglang Cepat Tanggapi Laporan Masyarakat .

19 November 2022 - 18:03 WIB

Trending di Berita